Tips dan trik mendaki gunung batur di Bali

Assalamualaikum Wr Wb,

Halo selamat sore semua, semoga kabar nya baik-baik saja, hari ini saya akan membagi pengalaman saya yang cukup berharga untuk masalah naik menaik.

Bukan naik jabatan atau naik gaji, tetapi sebuah kegiatan pecinta alam (walaupun saya juga tidak bisa dikatakan sebagai pecinta alam, saya ini pencinta wanita.. hehehe), tidak lain dan tidak bukan yakni mendaki gunung.

Gunung yang kami daki bukan sembarang gunung, ini gunung beneran, namanya adalah gunung batur, menurut beberapa sumber ketinggian gunung batur sekitar 1700 meter diatas permukaan laut.

Dalam rute tempuhnya dapat dilalui dari dua rute yakni :

  • 1. Rute berpasir (biasanya digunakan untuk mendaki para turis)
  • 2. Rute tidak berpasir, namun rute ini amat terjal dan sulit

Untuk pemula seperti saya ini akan memilih rute berpasir, sekarang pasirnya sudah tidak sebanyak tahun 2009, karena saya pernah naik batur tahun tersebut. jadi perjalanannya cukup menyenangkan. Untuk hari ini kami tersesat di kebun dengan buah2x aneh berwarna merah panjang (saya kira itu cabe), dan seperti bolak – balik jalan di labirin akhirnya nyampai puncak, tetapi ini bukan puncak yang diharapkan karena ini puncak yang lain dimana ketinggiannya hanya 1600 meter, maka dari itu berhati-hatilah, jika tidak yakin disarankan untuk meminta ditemani oleh senior terlebih dahulu.

Tidak lupa yang perlu anda persiapkan untuk malakukan kegiatan ini adalah sebagai berikut :

  • 1. Fisik dan mental, siapkan fisik anda dan mental anda karena ketahan fisik dan mental saat mendaki memang diperlukan, apalagi jika anda akan mendaki pada malam hari, udara disana tipis (kurang oksigen) sehingga anda akan cepat lelah.
  • 2. Peralatan dan perlengkapan, bawalah peralatan seperti kompor lapangan, panci mini, senter, sandal gunung, jaket tebal, topi kupluk, tas ransel, untuk perlengkapan seperti bahan makanan, mie instan, kopi, air putih, roti gandum agar anda tidak cepat lapar, dan beberapa cemilan yang bisa anda makan saat anda beristirahat.
  • 3. Pilihlah cuaca yang cerah, kalau bisa saat bulan purnama (biar banyak yang berubah wujud, hehehe kidding), tujuannya untuk menambah penerangan perjalanan anda oleh sang rembulan.

Biasanya para pendaki tujuannya untuk melihat sunrise, sekitar pukul 6 ketaas, maka dari itu di perlukan waktu 2-3 jam untuk mencapai puncak dari kaki gunung.

Terdapat beberapa pos (peristirahatan), jika anda melalui rute turis, yakni pos pertama, di sekitar jalan datar sebelah kiri (pos ini baru dibuat tahun 2011), pos kedua setelah jalan di lahar dingin yang membentuk jalan setapak (kemungkinan 1 jam), dilanjutkan pos ketiga hampir diatas puncak gunung batur (sekitar 1 jam), kemudian puncak gunung batur itu sendiri, disana juga ada pos.

Lakukan pemanasan sebelum anda mendaki, dengan lari2x kecil, dan peregangan otot, agar tidak terjadi keselo dan kram. semoga perjalanan anda menyenangkan.

DSC05010_compressed

DSC04974_compressed

DSC04909_compressed

DSC05002_compressed

DSC05000_compressed

DSC05005_compressed

DSC05006_compressed

DSC04970_compressed

DSC04975_compressed

DSC04936_compressed

DSC05004_compressed

DSC05001_compressed

DSC04978_compressed

DSC04914_compressed

DSC04908_compressed

DSC04907_compressed

DSC04998_compressed

DSC04997_compressed

DSC04995_compressed

persiapan mendaki gunung baturtips naik gunung batur

Tinggalkan Balasan